Hanina Firdaus, Berjuang Melawan Malas

IMG_0623Melanjutkan pendidikan ke Pondok Pesantren Tahfizh Darul Fikri, santriwati yang bernama lengkap Hanina Firdaus ini yakin bisa menambah jumlah hafalannya.

Semenjak kelas 6 SD, putri dari pasangan Bapak Yulianto dan Ibu Isnul Chorimah ini sudah memiliki keinginan untuk bisa menghafal 30 jus. Didukung dengan lingkungan yang baik dan teman-teman yang kompak, membuat semua kegiatan di Pondok Pesantren Tahfizh Darul Fikri terasa berkesan baginya. Tentunya itu sangat membantunya dalan meraih fokus menghafal dan belajar.

Santriwati kelahiran 16 Januari 2003 ini mengaku bahwa untuk menghafal, dia harus meluangkan waktu sendiri. Menurutnya, tidak akan cukup jika hanya mengandalkan waktu-waktu tahfidz yang ada. Sehingga, Hanina memakai waktu setelah shalat untuk menghafal. Sedangkan waktu belajar dia maksimalkan di jam pelajaran sekolah.

 IMG_0691

Bukan tanpa hambatan perjuangannya untuk menghafal 30 juz. Santriwati yang hobi membaca buku ini harus berjuang melawan rasa malas yang sering sekali menghalanginya untuk menyelesaikan hafalan. “Tantangannya itu sebenarnya ada di diri kita sendiri. Malas itu tantangan terberat. Apalagi kalau semangatnya suka naik-turun. Jadi, harus bisa melawan rasa malas!” ungkapnya mengenang perjuangannya semasa menghafal.

Hanina mengaku bahwa perjuangan paling berat adalah ketika hafalannya sudah hampir usai. Dia mengaku ada tekanan tersendiri yang harus dihadapinya di masa akhir-akhir hafalan. Namun, berkat bantuan Ustadz dan Ustazah serta para kakak kelas yang lebih dahulu hafal 30 juz, dia pun semakin termotivasi untuk segera menyelesaikan hafalan.

Jika ditanya mengapa ingin menghafal 30 juz? Maka Hanina akan menjawab, “Karena ingin membanggakan orang tua dan menjadi keluarga Allah di dunia dan akhirat.”

Untuk kiat-kiat menghafal, Hanina sendiri selalu mengingatkan bahwa kita harus punya semangat dan tekad yang besar, dan juga harus selalu istiqomah, serta selalu meluruskan niat karena Allah.

Hanina memiliki moto hidup, “Selalu berusaha dengan seluruh kemampuan yang ada. Karena Allah tidak pernah ingkar terhadap janji-Nya!” Dia berharap kelak bisa menjadi seorang muslim yang sukses. Karena baginya, seorang muslim yang sukses itu bisa bermanfaat bagi orang banyak. Semoga sukses, Hanina Firdaus, semoga tercapai cita-citamu! Allahu Akbar!

Share Button