Kiat Sukses Kuliah di Timur Tengah bersama Dr. Uril Bahruddin,MA

8f862763-7e8c-4d1a-b110-84c2c7a06d4eSeiring dengan Quality Assurance MAIT Darul Fikri yang menerangkan bahwa santri mampu melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi dalam dan luar negeri, bulan ini dihadirkan Narasumber Dr. Uril Bahruddin,MA untuk memberikan pengalaman tentang “Kiat sukses belajar di Timur Tengah”. Beliau merupakan Dosen Bahasa Arab di civitas akademika Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Pengalaman beliau yang sudah teruji tentang pendidikan di timur Tengah diharapkan mampu membuat gairah mimpi santri MAIT Darul Fikri baik dari kelas IPA atau Keagamaan termotivasi untuk melanjutkan kuliah di luar negeri.
Sesi diskusi membangkitkan motivasi belajar semacam ini merupakan kelanjutan dari sesi seblumnya yang telah menghadirkan Komite Pendidikan Luar Negeri (KPLN) Jakarta juga membahas topic yang serupa. Kegiatan ini sangat signifikan untuk menjadi program andalan MAIT Darul Fikri dalam memotivasi santri untuk kuliah di luar negeri.
Kuliah inspirasi yang diberikan Dr. Uril pada momen ini dikemas dalam bahasa Arab sehingga suasana pembelajaran yang penuh dengan sensasi berbahasa menjadi hidup. Alhamdulillah, ternyata pengalaman tersebut tidak membuat santri-santri menjadi bingung justru semakin penasaran untuk menggali lebih dalam tentang informasi belajar di Timur Tengah yang sangat berkualitas dan menguntungkan.
Berbagai pilihan universitas terkemuka seperti Al-Azhar University, Universitas Islam Madinah, Universitas Khartoum, Cairo University, dan lainnya menjadi pilihan yang disuguhkan kepada santri. tidak hanya mengupas pada seleksi masuk universitas di Timur Tengah saja, tetapi biaya hidup hingga budaya di sana menjadi bahasan yang menarik hingga membuat diskusi menjadi sangat antusias.
Semakin dalam pembahasan ditunjukkan dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh para santri. Mereka semakin larut dalam rasa penasaran yang tinggi sehingga waktu yang seharusnya dialokasikan hanya 2 jam, menjadi bertambah hingga berakhir menjelang Maghrib. Para santri merasa puas dengan kelengkapan informasi yang telah diberikan oleh Dr. Uril.
Dari pengalaman yang menginspirasi tersebut, para santri diarahkan untuk segera menemukan universitas pilihannya paling lambat di kelas X (sepuluh) ini. Selanjutnya, mereka harus fokus memikirkan cara meraih universitas impian mereka melalui bimbingan guru dan program lanjutan yang disajikan oleh madrasah. Dengan demikian impian mereka untuk kuliah di luar negeri menjadi kenyataan.

Share Button